Gambar Lebar Sempadan Sungai 3 – 20 meter

Pengaturan terhadap perlindungan sempadan sungai diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/Prt/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai Dan Garis Sempadan Danau (PermenPUPR 28 2015). Peraturan tersebut mencabut berlakunya Permen PU Nomor 63 Tahun 1993, yang sebelumnya mengatur tentang perlindungan garis sempadan sungai.

Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/Prt/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai Dan Garis Sempadan Danau (PermenPUPR 28 2015), pengertian garis sempadan sungai adalah garis maya di kiri dan kanan palung sungai yang ditetapkan sebagai batas perlindungan sungai.

Sedangkan menurut Permen PU Nomor 63 Tahun 1993, Garis sempadan sungai adalah garis batas luar pengamanan sungai. Sedangkan pengertian Daerah sempadan adalah kawasan sepanjang kiri kanan sungai termasuk sungai buatan, yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi danau/ waduk.

Berdasarkan hasil pengamatan di Negara Indonesia, serta kemudian disesuaikan dengan peraturan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/Prt/M/2015, maka dapat digambarkan lebar sempadan sungai sebagai berikut :

Lebar Sempadan Sungai kedalaman sungai 3 - 20 m

Namun hal tersbut hanyalah ada di peraturan. sebab pemerintah dan pemerintah daerah hanya menganggap peraturan tersebut sebagai sampah…

Berita (http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2016/01/12/356844/bangunan-di-sempadan-sungai-akan-ditertibkan) Unduh tanggal 13 Januari 2016.

Bangunan di Sempadan Sungai akan Ditertibkan
BANDUNG RAYA
12 Januari, 2016 – 20:36

“Saat ini memang masih banyak bangunan yang berdiri di sempadan sungai. Ini harus kami kendalikan karena bangunan tersebut bisa mengubah fungsi sempadan,” kata Durrohim, Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Air pada Dinas Bina Marga Pengairan, Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi Kabupaten Bandung Barat, Selasa (12/1/2016).

Durrohim menuturkan, bangunan yang kini beridiri di atas sempadan sungai tersebut melanggar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau. Dalam aturan itu, tidak boleh berdiri bangunan kecuali bangunan-bangunan tertentu yang mendukung pemanfaatan air sungai dan kebutuhan masyarakat umum.

Di antara bangunan yang diperbolehkan berdiri di sempadan sungai, lanjut dia, yaitu jembatan, jalur pipa gas, dan jalur kabel listrik. Sementara bangunan tempat tinggal ataupun tempat usaha dilarang berdiri di atas sempadan sungai.

Pertanyaanya, bagaimana dengan bangunan di bawah ini :

Kantor Kementerian Lingkungan Hodup dan Keh

Kantor Kementerian Lingkungan Hodup dan Keh

Free Download
Permen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 28-2015 PENETAPAN GARIS SEMPADAN SUNGAI DAN GARIS SEMPADAN DANAU

Lampirannya disini :
Lamp1-PermenPUPR28-2015 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau
Lamp2-PermenPUPR28-2015 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 63 Tahun 1993 tentang Garis Sempadan Sungai, ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: