PEMBANGUNAN APARTEMEN UTTARA THE ICON – Curhat Suka-suka

KASUS HUKUM LINGKUNGAN
PEMBANGUNAN APARTEMEN UTTARA THE ICON

Abstrak
Pembangunan pada prinsipnya membawa dampak positif sekaligus dampak negatif secara berdampingan. Hal tersebut terlihat dalam rencana pembangunan apartemen uttara di sleman Yogyakarta. Pro dan kontra terkait dampak yang ditimbulkan terbukti kurang difasilitasi dengan baik oleh pemerintah daerah Yogyakarta. Akibatnya baik pihak pengembang dan pihak yang pro pembangunan apartemen maupun pihak yang kontra atau menolak pembangunan mengambil jalan sendiri-sendiri tanpa dimungkinkan adanya suatu solusi yang baik untuk bersama.
Alangkah baiknya apabila pembangunan suatu wilayah dapat disepakati bersama dengan seluruh elemen masyarakat sekitar. Sehingga seluruh dampak negatif yang dapat ditimbulkan mampu diminimalisir dengan optimal. Begitupula sebaliknya, dampak positif yang ditimbulkan bisa ditingkatkan seoptimal mungkin.
Yang utama adalah, jangan sampai terjadi, upaya pembangunan yang akan dilaksanakan malahan menimbulkan dampak negatif terhadap rona lingkungan awal, atau lingkungan sebelum dibangunnya apartemen uttara. Karena hal tersebut tentu menimbulkan ketidakadilan terhadap masyarakat yang telah tinggal dan menggantungkan hidupnya di sekitar areal pembangunan apartemen Uttara.

Apartemen Uttara The Icon terletak di Jalan Kaliurang Km.5,3 No.72 Karangwuni Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Rencana pembangunan apartemen yang memiliki tagline “The Icon” akan memiliki 19 lantai dengan sky pool pada puncak bangunan.

Izin Lingkungan Apartemen Uttara :
Pembangunan apartemen ini disetujui melalui Izin Lingkungan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Nomor 660.2/ 037.3/ IL/ 2015 tertanggal 15 Juli 2015.

Secara hukum, maka pelaksanaan pembangunan Apartemen UTTARA seharusnya dimulai ketika IZin Lingkungan telah diperoleh. Mengapa?, sebab Izin lingkungan adalah landasan dikeluarkannya Izin Usaha,termasuk IMB.

Pertanyaanya kemudian, ditemukan bahwa pada tanggal 15 Juli Tahun 2015. Jadi, apabila sebelum tanggal 15 Juli telah ada kegiatan secara fisik di areal pembangunan Apartemen Uttara maka wajar timbul banyak pertanyaan dari masyarakat.

Teryata, pemerintah daerah telah mengeluarkan IZIN untuk mendirikan Bangunan, hehehe…IZIN inilah yang menjadi dasar hukum bagi pengusaha melaksanakan kegiatan pembangunan. Secara hukum, sejatinya perusahaan/ pengusaha tidak bisa dipersalahkan. Karena telah memiliki izin Mendirikan Bangunan.

Lantas pertanyaannya adalah ?

Apakah IZIN USAHA/ IMB yang dikeluarkan telah sesuai dengan UUPPLH?

JAWABANNYA TIDAK.

Mengapa : Karena menurut UUPPLH (Ini aturan hukum yah, bukan SAMPAH, bukan hanya pengusaha yang WAJIB melaksanakan ketentuan dalam UUPPLH, PEMERINTAH juga wajib melaksanakannya.

Pasal 40 Ayat (1) Izin lingkungan merupakan persyaratan untuk memperoleh izin usaha dan/ atau kegiatan.

Penjelasan Pasal 40 Ayat (1) Yang dimaksud dengan izin usaha dan/atau kegiatan dalam ayat ini termasuk izin yang disebut dengan nama lain seperti izin operasi dan izin konstruksi.

HAHAHAAHA…..ini aturan apa sampah hayo…..

Pasal 111 Ayat (2) Pejabat pemberi izin usaha dan/ atau kegiatan yang menerbitkan izin usaha dan/atau kegiatan tanpa dilengkapi dengan izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Issue 1 : Cek berita bahwa pada 2 April 2014, sudah terlihat pembangunan marketing lounge Apartemen Uttara.

Aspek Hukum Perizinan Lingkungan Apartemen Uttara

Salah satu aspek yang penting terkait terbitnya izin lingkungan adalah keterkaitan izin lingkungan dengan dokumen lingkungan (Amdal atau UKL-UPL) apartemen uttara. Menurut Pasal 36 Ayat (2), maka “Izin lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan berdasarkan keputusan kelayakan lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 atau rekomendasi UKL-UPL. (3) Izin lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mencantumkan persyaratan yang dimuat dalam keputusan kelayakan lingkungan hidup atau rekomendasi UKL-UPL”.

Issue : Sampai saat ini penulis belum menemukan dokumen lingkungan apartemen uttara. Apakah dokumen amdal ataukah UKL-UPL? Bagaimanakah isi RKL atau RPL nya? Lalu apakah sudah terintegrasi dengan izin lingkungan ? apakah aspek lingkungan yang dimasukkan dalam RKL dan RPL telah mengintegrasikan keluhan warga, terkait pengelolaan kualitas air serta kemacetan lalu lintas yang selama ini dikeluhkan warga dan telah terpublikasi di media massa.
Issue : Cek Dokumen lingkungan amdal atau UKL-UPL, apa dan bagaimana RKL dan RPL nya?

Sedangkan aspek utama terkait terbitnya izin lingkungan aprtemen uttara adalah bagaimana pelaksanaan kewajiban pengumuman permohonan izin lingkungan sebagaimana diatur dalam Pasal 39 UUPPLH dan Pasal 44 PP Izin Lingkungan.

Pasal 39 yang berbunyi, “(1) Menteri, gubernur, atau bupati/ walikota sesuai dengan kewenangannya wajib mengumumkan setiap permohonan dan keputusan izin lingkungan. (2) Pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan cara yang mudah diketahui oleh masyarakat”. Lebih lanjut kemudian, menurut bagian Penjelasan UUPPLH Pasal 39 Ayat (1), berbunyi : “Pengumuman dalam Pasal ini merupakan pelaksanaan atas keterbukaan informasi. Pengumuman tersebut memungkinkan peran serta masyarakat, khususnya yang belum menggunakan kesempatan dalam prosedur keberatan, dengar pendapat, dan lain-lain dalam proses pengambilan keputusan izin”.

Pasal 44 berbunyi : “Setelah menerima permohonan Izin Lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43, Menteri, gubernur, atau bupati/ walikota wajib mengumumkan permohonan Izin Lingkungan”.

Issue 2 : Cek Izin Lingkungan sebelum terbitnya izin lingkungan telah dilaksanakan pengumuman permohonan Izin Lingkungan Apartemen Uttara The Icon?

Lebih lanjut menurut Pasal 45 Ayat (2) PP Izin Lingkungan, maka “Pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui multimedia dan papan pengumuman di lokasi Usaha dan/atau Kegiatan paling lama 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dokumen Andal dan RKL-RPL yang diajukan dinyatakan lengkap secara administrasi”.

Jika pengumuman permohonan izin lingkungan Apartemen Uttara The Icon telah dilaksanakan, maka melalui papan pengumuman ataukah melalui multimedia ?? Buktinya apa ???
Lalu berapa hari pengumuman permohonan izin lingkungan Apartemen Uttara The Icon tersebut dilaksanakan ?

Sehubungan dengan hal tersebut, maka lebih lanjut kemudian, apakah selama masa waktu pengumuman permohonan izin lingkungan terdapat saran, pendapat, dan tanggapan oleh masyarakat ???

Jika mengacu pada Pasal 45 Ayat (3) dan Ayat (4) PP Izin Lingkungan, maka Masyarakat dapat memberikan saran, pendapat, dan tanggapan terhadap pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) hari kerja sejak diumumkan. Kemudian ayat (4) menjelaskan bahwa, Saran, pendapat, dan tanggapan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat disampaikan melalui wakil masyarakat yang terkena dampak dan/ atau organisasi masyarakat yang menjadi anggota Komisi Penilai Amdal.

Melihat perkembangan kasus apartemen uttara tersebut, seharusnya akan banyak saran, pendapat, dan tanggapan yang diterima. Menjadi aneh apabila tidak terdapat saran, pendapat, dan tanggapan, mengingat pro dan kontra yang terjadi sudah sering terpublikasi di media massa lokal maupun media massa nasional.

Berdasarkan kedua aspek tersebut diatas, sejatinya kita sudah dapat menilai sejauh mana kekuatan legalitas atas terbitnya Izin Lingkungan Apartemen Uttara The Icon. (Cek Pasal 47 PP Izin Lingkungan)
****

Apakah Apartemen Uttara The Icon merupakan jenis kegiatan yang Wajib AMDAL.
Menurut ketentuan permenlh nomor 5 tahun 2012 tentang jenis kegiatan wajib amdal, maka pembangunan gedung/ bangunan dengan luasan 10.000 m² dikenakan wajib Amdal.
Sedangkan apartemen uttara memiliki luasan 9.661,2 m².
Jadi secara hukum kegiatan apartemen uttara bukanlah kegiatan yang wajib amdal.
Namun perlu diingat, sebagai catatan penting yaitu : luasan Apartemen uttara sedikit lagi tergolong kegiatan yang wajib Amdal. 10.000 : 9.661. Hal ini wajar menimbulkan kecurigaan, sebab seperti seorang PAKAR LINGKUNGAN dari UNIVERSITAS ternama sering berujar, bahwa AMDAL ITU MAHAL…, karenanya, patut diduga, pengusaha enggan mengeluarkan biaya untuk menyusun dokumen Amdal.
Perbandingan harganya adalah untuk penyusunan UKL-UPL harganya di kisaran 20-200 Juta….
Sedangkan AMDAL harganya di kisaran 300-5.000 juta (5 miliar).
10-25 kali lipat biaya yang harus dikeluarkan.
Jumlah yang sangat fantastis bukan. Bayangkan saja, jika menyusun dokumen AMDAL tersebut dikenakan biaya 2 miliar…. perusahaan kelas menengah yah bisa bangkrut…. kalau sering-sering susun AMDAL…. Panjangin dan Mahalin Tali Kolor aja….

Buat para AKADEMISI, tidak selayaknya berujar bahwa, AMDAL itu MAHAL. Seharusnya, demi tercapainya pembangunan berkelanjutan, alangkah baiknya AMDAL bisa menjadi sesuatu yang dapat dijangkau seluruh lapisan usaha. Sehingga Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan bisa Terealisasi.

Jadi pengen tau dapur AMDAL/ UKL-UPL UNIVERSITAS-UNIVERSITAS Kelas ATAS di Indonesia… Atau DAPURNYA Instansi Pemerintah, seperti KANTOR BLH se-INDONESIA termasuk KANTOR KLHK…hehehe, Ntar yah, kita BUKA…biar akademisi ma Kparatur pemeritah pada mikir juga, jangan Gedein CONGOR tapi dapur sendiri BOROKAN… Jadi, baik pengusaha, pemerintah, maupun Akademisi UNIVERSITAS, bisa mengetahui, APAKAH SAAT INI ATURAN AMDAL APLICABLE???

Kajian Hukum Pembangunan Apartemen Uttara
Kajian Yuridis Pembangunan Apartemen Uttara
Kajian Pembangunan Apartemen Uttara
Kajian Hukum Izin Lingkungan
Kajian Hukum Dokumen Lingkungan Amdal/ UKL-UPL
Hukum Lingkungan Kepidanaan – Kasus IMB keluar sebelum Izin Lingkungan ada.
Kasus Izin Lingkungan
Kasus Pidana Pejabat Pemberi Izin – Izin Lingkungan
Kasus Pembangunan Apartemen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: