IZIN PENYIMPANAN LIMBAH B3 BAGIAN 4.1 PERPANJANGAN IZIN PENYIMPANAN LIMBAH B3

Pasal 21 Ayat (2) Permohonan perpanjangan izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan Penyimpanan Limbah B3 diajukan secara tertulis kepada bupati/wali kota paling lama 60 (enam puluh) hari sebelum jangka waktu izin berakhir.

Persyaratan permohonan perpanjangan izin penyimpanan limbah B3 secara umum sama dengan permohonan izin baru. Bedanya adalah, pada permohonan perpanjangan izin, dokumen yang juga wajib dilengkapi adalah dokumen pelaksanaan penyimpanan limbah B3. Hal tersebut diatur dalam Pasal 21 Ayat (3) Permohonan perpanjangan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilengkapi dengan persyaratan yang meliputi:
a. identitas pemohon;
b. akta pendirian badan usaha;
c. nama, sumber, karakteristik, dan jumlah Limbah B3 yang disimpan;
d. dokumen yang menjelaskan tentang tempat Penyimpanan Limbah B3 sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 sampai dengan Pasal 18;
e. dokumen yang menjelaskan tentang pengemasan Limbah B3 sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud Pasal 19; dan
f. laporan pelaksanaan Penyimpanan Limbah B3.
Selanjutnya, Pasal 21 Ayat (4), yang berbunyi “Permohonan perpanjangan izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan Penyimpanan Limbah B3 kategori 2 dari sumber spesifik khusus dikecualikan dari persyaratan permohonan perpanjangan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf e.
Kemudian, Pasal 21 Ayat (5) Dalam hal terdapat perubahan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan/atau huruf e, penerbitan perpanjangan izin oleh bupati/ wali kota dilaksanakan sesuai dengan ketentuan penerbitan izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20.
Pasal 21 Ayat (6) Dalam hal tidak terdapat perubahan dokumen sebagaimana dimaksud pada

ayat (3) huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan/atau huruf e, bupati/wali kota melakukan evaluasi paling lama 10 (sepuluh) hari kerja sejak permohonan diterima.

Pasal 21 Ayat (7) Dalam hal hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (6) menunjukkan:
a. permohonan perpanjangan izin memenuhi persyaratan, bupati/wali kota menerbitkan perpanjangan izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan Penyimpanan Limbah B3 paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak hasil evaluasi diketahui; atau
b. permohonan perpanjangan izin tidak memenuhi persyaratan, bupati/walikota menolak permohonan perpanjangan izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan Penyimpanan Limbah B3 disertai dengan alasan penolakan.
Jangka waktu proses perpanjangan izin penyimpanan Limbah B3, menurut Pasal 21 Ayat (6) dan Pasal 21 Ayat (7) adalah 10 hari kerja untuk evaluasi dan 7 hari kerja untuk penerbitan izin. Dapat disimpulkan, bahwa lama waktu proses, untuk terbitnya perpanjangan izin penyimpanan limbah B3 (Perpanjangan Izin TPS Limbah B3) adalah 17 hari kerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: