Archive for Februari, 2014

Jenis-Jenis Dokumen Lingkungan Hidup

Bingung mulainya darimana, namun tulisan ini berdasarkan pada adanya ketentuan yang mengasikan, bahwa Dokumen Lingkungan Hidup terdiri atas, Amdal, UKL-UPL dan SPPL.
Ketentuan tersebut seolah meniadakan adanya PIL, DELH dan DPPLH serta jenis dokumen lingkungan hidup lainnya yang diakui oleh peraturan sebelum UUPPLH dan/atau PP Izin Lingkungan dikeluarkan.
Padahal, dokumen lingkungan seperti PIL, akan terus berlaku, sebagaimana diatur, apabila kegiatan usaha yang dijalankan masih sama. Sehingga PIL, yang tidak mengenal adanya kedaluwarsa, secara hukum harusnya tetap berlaku.
Lha, kalau tiba-tiba ada aturan yang lebih tinggi, seolah meniadakan keberadaan/ kekuatan hukum terhadap dokumen lingkungan tersebut, jadinya bagaimana?
seusai asas hukum, peraturan yang lebih tinggi mengalahkan yang lebih rendah. maka dokumen lingkungan selain yang disebutkan pada UUPPLH diyatakan tidak berlaku.

Huhhh, ntar deh, masih mikir…lanjutkan lain waktu…

Comments (2) »

Curhat Suka-Suka – Wartawan dan Demokrasi

Tempo lalu baca berita di Koran LOKAL di LAMPUNG, (tggal 3 Februari 2014 kayaknya)
Isinya tentang gagalnya hearing antara DPRD dengan Dinas PU dan perusahaan Waskita.
Sayangnya di berita cuma mengungkapkan alasan ketidakhadiran Waskita.
Lha pertanyaannya, kenapa tidak ada konfirmasi tentang ketidakhadiran Dinas PU?
Menurut saya, berita yang berkesan negatif (tidak hadir) tsbt, seolah hanya dilakukan oleh Perusahaan semata …
(walau di judul tertulis jelas siapa yang tidak hadir)
Padahal, harusnya yang terlebih dahulu menjadi sorotan adalah hubungan antara Pemerintah daerah (yang diawasi) dengan DPRD (yang mengawasi), kok fokusnya ke Perusahaan yah…hehehe
Haha, hidup Wartawan….

Leave a comment »

Curhat Suka-Suka. Kepala Daerah di LAMPUNG

Kalau ada kepala daerah di Lampung mengklaim, dirinya telah sukses mewujudkan JALAN MULUS, khusunya di daerah saya di Kota Bandar Lampung, yang niscaya itu adalah suatu keBOHONGANan….
Kalau memang berani membuktikan, Silahkan saya bonceng salah satu sanak Famili/ keluarga si KADAL, yang sedang HAMIL, menggunakan sepeda motor, berjalan di lajur kiri, dengan kecepatan 40 Km/jam saja… Selama 2 jam sehari dalam waktu 10 hari saja…
Kalau tidak keguguran, lha itu baru tidak BOHONG….
Jalanan bikin ibu-ibu keguguran kok ngakunya MULUS.

Leave a comment »