Tragedi Love Canal

Tragedi Love Canal

Pendekatan “kubur dan lupakan” untuk membuang sampah adalah penyebab salah satu bencana polusi paling parah di Amerika.

Bencana ini dikenal dengan tragedi Love Canal. Love Canal adalah sebuah kawasan di Niagara Falls, New York, yang menjadi subjek perhatian nasional dan internasional, kontroversi, dalam kasus lingkungan hidup karena keberadaan 21.000 ton limbah beracun yang telah terkubur di dalam kanal oleh perusahaan Hooker Kimia.

Pada tahun 1940-an, Hooker Elektrokimia Perusahaan (kemudian dikenal sebagai Hooker Chemical Company) didirikan oleh Elon Hooker, mulai mencari tempat untuk membuang jumlah besar limbah kimia. Hooker diberikan izin oleh Power Niagara dan Pengembangan Perusahaan tahun 1942 untuk membuang limbah di kanal. Kanal terkuras dan dilapisi dengan tanah liat tebal. Ke situs ini, Hooker mulai menempatkan metal 55-galon atau barrel serat. Kota Niagara Falls dan tentara melanjutkan pembuangan sampah.

Selama dasawarsa 1940-an dan 1950-an, lebih dari 20.000 ton limbah kimia dibuang dalam drum-drum ke dasar-dasar kanal setempat yang kosong.

Menurut Wikipedia, pembuangan berlangsung sampai tahun 1953. Selama waktu ini, 21.000 ton bahan kimia seperti “Caustics, alkalines, asam lemak dan hidrokarbon diklorinasi dari pembuatan pewarna, parfum, pelarut untuk resin karet dan sintetik” ditambahkan. Bahan kimia ini terkubur di kedalaman dua puluh sampai dua puluh lima meter.

Belakangan setelah sampah itu ditutupi, diatasnya dibangun rumah-rumah. Hal itu diawali ketika pemerintah mendukung pembelian Love Canal oleh salah satu pihak sekolah, 99th Street School, yang putus asa mencari lahan pendidikan mereka karena mau tidak mau mereka harus memperluas lahan untuk mengimbangi penduduk yang mulai berdatangan. Satu dollar adalah harga yang akhirnya diberikan oleh Hooker Chemical untuk seluruh lahan pembuangan setelah sebelumnya mereka mewanti-wanti pihak pembeli akan bahaya yang akan dihadapi. Akhirnya perusahaan kimia tersebut mengibarkan bendera putih atas argumennya dengan satu syarat: ia bebas dari segala tuduhan bila ada kejadian buruk kedepannya.

Selama dasawarsa-dasawarsa berikutnya, zat-zat kimia itu meloloskan diri, membunuh hewan dan tumbuhan, bahkan melumerkan sol sepatu manusia.

Hal tersebut awalnya mulai diketahui melalu investigasi wartawan lokal, David Pollak dan David Russell pada tahun 1976, yang menemukan kandungan limbah kimia pada sumber air di kawasan tersebut. Kemudian setahun berikutnya, kasus tersebut baru mendapat perhatian.

Pada awal musim panas tahun 1978, hasil investigasi reporter Michael Brown, menemukan keterkaitan antara keberadaan limbah kimia dan kesehatan warga. Hasil survey yang dilakukan, banyak menemukan cacat lahir dan berbagai penyakit aneh di kaki, kepala, tangan, dan bagian tubuh manusia lainnya.

Areal itu kemudian dikosongkan dan biaya pembersihannya mencapai lebih dari $250 juta

Sumber.

Wikipedia
“Ekologi”, Burnie

1 Response so far »

  1. 1

    Copas dulu ya ke fb gua….


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: