Tugas Mata Kuliah Hukum Organisasi Internasional (HOI)-Rangkuman World Trade Organization (WTO)

Sejarah Pendirian dan Struktur WTO (World Trade Organization)

WTO didirikan pada 1 Januari 1995, dan memegang peranan penting dalam mengatur sistem perdagangan multilateral yang melibatkan banyak negara. WTO lahir menggantikan kedudukan GATT akibat meluasnya isu-isu perdagangan yang dibahas di dalam Uruguay Round dan dirasa perlu dibentuknya suatu wadah organisasi pedagangan dunia. Pembentukan WTO telah memegang peranan penting dalam mendorong liberalisasi perdagangan dunia yang dilakukan dengan cara meminimalkan hambatan-hambatan perdagangan (trade barier). WTO didirikan dengan maksud menciptakan kesejahteraan negara anggota melalui perdagangan internasional yang lebih bebas dan adil. Hingga saat ini hampir 150 negara yang telah menjadi anggota WTO. Dilihat dari segi kelembagaan, struktur WTO terdiri dari:

Konferensi Tingkat Tinggi Menteri (Ministrial Confrence)

KTM adalah badan tertinggi dari WTO yang keanggotaannya terdiri dari wakil-wakil semua negara anggota. KTM merupakan pelaksana fungsi WTO dan berwenang untuk mengambil semua keputusan terkait dengan pelaksanaan perjanjian-perjanjian WTO yang diajukan oleh semua anggota. KTM melakukan pertemuan minimal 1 kali dalam 2 tahun. KTM telah bersidang 7 kali, yatu: 1996, 1998, 1999, 2001, 2003, 2005, dan 2007.

Dewan Umum (General Council)
Dewan umum beranggotakan wakil-wakil seluruh anggota WTO dan melakukan pertemuan yang dilaksanakan secara regular diantara pertemuan KTM dan jika diperlukan dapat melaksanakan pertemuan khusus.
Dewan umum merupakan badan yang mengawasi pelaksanaan perjanjian WTO dan putusan-putusan yang telah diambil dalam KTM. Disamping itu, juga bertanggung jawab atas permasalahan terkait dengan anggaran, administrasi, sumber daya manusia, termasuk pula penunjukan Direktur Jenderal, menyetujui tindakan/kegiatan yang diusulkan badan lain seperti pelepasan hak (waivers), mengambil posisi (accesions), dan mengawasi kerjasama dengan organisasi lain.

Dewan umum juga bertindak sebagai pengawas badan penyelesaian sengketa (Dispputes Settelment Body-DSB) dan Badan Peninjauan Kebijakan Perdagangan (Trade Policy Review Body-TPRB) yang bekerja sesuai dengan mekanisme review yang telah disepakati (Trade Policy Review Mecanishm-TPRM). Saat ini, dewan umum, DSB, dan TPRB masing-masing memiliki ketua tersendiri.
• Dispute Settlement Body (DSB) DSB merupakan badan penyelesaian sengketa yang menyelesaikan masalah yang muncul dari pelaksanaan kesepakatan perjanjian-perjanjian Uruguay Round.
• Trade Policy Review Mechanism. (TPRM) adalah suatu mekanisme peninjauan kebijakan perdagangan negara anggota WTO yang ditujukan guna meningkatkan ketaatan para anggota WTO terhadap peraturan, tata tertib dan komitmen perjanjian WTO. TPRM mnyediakan suatu kerangka mekanisme dimana anggota WTO secara kolektif dan berkala, melakukan pengujian dan memberikan tanggapan atas kebijakan dan praktek perdagangan dari setiap negara anggota WTO serta dampaknya terhadap sistem perdagangan multilateral. Pelaksanaan peninjauan kebijakan perdagangan dilakukan setiap 2 tahun sekali untuk negara maju dan 4 tahun sekali untuk negara sedang berkembang.

Dewan-Dewan (Councils)
Dewan Umum membentuk 3 dewan dibawahnya yakni:
• Dewan Perdagangan Barang (The Councils for Trade in Goods/ Goods Councils)
• Dewan Perdagangan Jasa (The Councils for Trade in Services/Services Councils)
• Dewan Perdagangan Terkait Hak Kekayaan Intelektual (The Councils for Trade-Related Aspect of Intelectuals Property Right)
Ketiga dewan tersebut melaksanakan kegiatannya berdasarkan pedoman yang ditetapkan Dewan Umum. serta membuat seperangkat aturan menyangkut prosedur yang harus disetujui terlebih dahulu oleh dewan umum. Keanggotaan ke-3 dewan, terbuka untuk seluruh anggota WTO.

Komite (Committe)/Kelompok Kerja (Working Group)
Terdapat beberapa komite dibawah Dewan (councils) yang mempunyai tugas membahas permasalahan atau isu khusus. sebagai contoh, Dewan perdagangan barang (Goods Councils) memiliki 11 Komite yang membahas permasalahan khusus yang berbeda-beda. Komite terdiri dari semua negara anggota WTO dan melaporkan kegiatannya kepada dewan diatasnya. disamping 11 komite tersebut terdapat 3 komite yang dibentuk berdasarkan perjanjian WTO, yakni
• Komite Perdagangan dan Pembangunan (Committe on Trade and Development),
• Komite Restriksi Neraca Pembayaran (Committe on Balance of Payment Restriction)
• Komite anggaran, keuangan dan administrasi (Committe on Budget, Finance, and Administration).
Selain itu, ada juga Komite Perdagangan dan Lingkungan (Committee on Trade and Environment).

Sekertariat
Sekertariat WTO dipimpin oleh seorang direktur jenderal (DIRJEN) yang diangkat oleh sidang tingkat menteriyang sekaligus menetapkan ketentuan-ketentuan mengenai wewenang, tugas, dan persyaratan jabatannya. Tanggung jawab dirjen bersifat internasional dan dalam melaksanakan tugasnya tidak menerima perintah dari pemerintah dan kekuasaan lainnya diluar WTO.
Sekertariat tidak memiliki kewenangan untuk membuat keputusan. Tugas utamanya adalah menyediakan bantuan teknis dan profesional untuk mendukung dewan dan komite, menyediakan bantuan teknis untuk negara berkembang, mengawasi dan mnganalisa perkembangan perdagangan dunia, menyediakan informasi kepada publik dan media serta menyeenggarakan KTM. Sekertariat juga memberikan bantuan hukum dalam proses penyelesaian sengketa dan memberikan advis kepada pemerintah yang berkeinginan untuk menjadi anggota WTO.

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    newberkeley said,

    ni tugas dari dosen brenksek…, memang anjing semua tuh dosen di bagian ini….
    gara-gara kesulitan izin gk bisa dateng kuliah nih dosen (kuliah pengganti, karena ketidakmampuan dosen melaksanakan tugasnya -jam kuliah yg seharusnya-) ehhh, malahan mahasiswanya yang kena dampak!!
    udah tuh, gw dah bikin tugas, dapetnya juga C, padahal gw ngulang nilai C…
    tau bgitu gw mencak-mencak dulu di bagian HIIIIIII keparat itu.

    sayangnya dulu gw mandang tuh dosen2 kayak orang tua, bis takut karma (nyokap gw kan guru). ehhh ternyata, gw pikir2 sekarang, saat itu yang gw hadapin segerombolan brenksek yang sok…., harusnya gw juga bersikap soKK saat itu!!

    • 2

      sollcup said,

      Parahnya,
      dosen cowoknya sok gauL…
      duLunya pas kuL gak gauL sih, jadi telat getoooo

      trus.
      kawan gw yang gak kumpuL tugas, dkasih nilai B…PaRaHHH
      betino giLo itu, cuma tanya ke kawan gw, “saya masih inget lho kamu ada utang (tugas maksudnya)”. tapi yah, kawan gw ngumpul atau gak ngumpul, ya dah dapet nilai B.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: