Kronologi Kasus Lingkungan Kualakambas dan Kualasekapuk

(dirangkum dari berbagai sumber)
Pada hari Kamis tanggal 15 Juli 2010 aparat yang terdiri dari Polisi dan Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Taman Nasional Way Kambas (TNWK)membumihanguskan permukiman nelayan di tepian kawasan TNWK di Provinsi Lampung, tepatnya di desa Kualakambas. Akibatnya, sekitar 30 rumah milik nelayan Kualakambas habis terbakar.
Tidak puas dengan aksi tersebut, hari Sabtu tanggal 17 Juli 2010 aparat kemudian kembali melaksanakan pemusnahan permukiman Kualasekapuk, yang berjarak 15 kilometer dari Kualakambas. Hasilnya, tidak kurang 170 rumah milik masyarakat habis dibakar.
Ratusan nelayan yang menyaksikan gubuk-gubuk mereka dibakar aparat, tak mampu berbuat banyak. Mereka hanya meratap dan sesekali ibu-ibu berteriak histeris. Beberapa saat setelah membakar ratusan gubuk, petugas menangkap sejumlah nelayan yang dianggap menghalang-halangi operasi tersebut.
Mengatasnamakan Undang Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya aparat seolah bertindak tanpa memikirkan nasib ratusan masyarakat yang menjadi korban. Kasat Polhut TNWK Bustami menjelaskan, bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi sebanyak tujuh kali selama enam bulan terakhir di desa Kualakambas.
Akibatnya, 215 keluarga atau 751 jiwa (Tribun Lampung, 721 Warga) tinggal sebagian besar tinggal dalam tenda-tenda darurat di tiga desa di Kecamatan Labuhanmaringgai yaitu Margasari, Sukorahayu, dan Kariamakmur. Sementara itu, puluhan masyarakat ada juga yang masih menetap di mushalla kecil (8x 5 meter), sebagai bangunan satu-satunya yang tersisa di Kualakambas.
Aksi pembakaran ini, bukanlah aksi pertama kali yang dilakukan oleh aparat untuk melindungi kawasan konservasi di Provinsi Lampung. Sebelumnya, awal Juni 2010, sedikitnya 40 pondok/gubuk yang merangkap rumah perambah di areal Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Kecamatan Pematangsawa, Tanggamus juga dibakar oleh aparat. Selain memusnahkan rumah milik perambah, apar juga turut memusnahkan ladang-ladang para perambah yang terdiri dari tanaman Kakao, Kopi dan Lada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: