Arsip untuk Pengetahuan Umum Lingkungan Hidup

Kumpulan Status Lingkungan Hidup di Lampung

Bahan-bahan bacaan yang bersumber dari perpustakaan Emil Salim, bisa diunduh di perpustakaan onlinenya… Tapi gak GRATIS, u pada mesti BAYAR. Kalau ke pemdanya, coba ditanya, Mesti susah atau Pake DUIT? minimal buat foto copi.
seharusnya SLHD setiap tahun dibuat…hahaha, itukan menurut aturan hukum, Kalau HUKUMNYA kayak SAMPAH, yang gak terlaksana….
Kalau pemerintah daerahnya kayak SAMPAh, ya gak terlaksana….alhasil gak ada SLHD rutin tiap tahun…mendingan mikirin PILKADa! dasar sampah lu kAParat….

Status Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Lampung Tahun 2009

Status Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Lampung Tahun 2009 – Basis data

Status Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Lampung Tahun 2007

Status Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Lampung Tahun 2006

Basis Data Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Lampung Tahun 2002

Selain itu pustaka laporan status Lingkungan tentang Kabupaten atau Kota se Lampung juga tersaji di bawah ini :
Status Lingkungan Hidup -SLHD- Daerah Kabupaten Lampung Tengah tahun 2007

Status Lingkungan Hidup -SLHD- Daerah Kabupaten Lampung Tengah tahun 2007 – Basis Data

Status Lingkungan Hidup -SLHD- Daerah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2009

Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten TULANG BAWANG tahun 2007 – Basis Data

Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten TULANG BAWANG tahun 2007

Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Metro Lampung Tahun 2008

Lpr_SLHD_Kota_Metro2008

Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Bandar Lampung Tahun 2009

Basis Data Lingkungan Hidup Daerah Kota Bandar Lampung Tahun 2005 – sampah

Ini yang menyajikan PUBLIKASI bukan Negara – Atau Pemerintah Daerah Lampung lho…sebab mereka itu digaji bukan buat gituan…Gaji BUTA kali….

Leave a comment »

Keluhan – Peringkat Kinerja Lingkungan – PROPER 2013

Malam ini adalah malam penghargaan PROPER Lingkungan 2013.
Menurut saya Proper Prokasih yang dahulu terbukti sebagai program inovatif “teladan”, kini mengarah menjadi program formalitas belaka. KLH yang seharusnya menjadi Punggawa Program tersebut, semakin menurun Kinerjanya. Banyak kekurangan yang sulit diungkapkan pada keluhan ini. Namun beberapa hal terakhir, yang menyorot kinerja KLH dalam pelaksanaan Proper dan Penaatan Hukum Lingkungan, yang sangat “HITAM” menurut saya, antara lain yaitu :

1. Penerapan Dasar Hukum PERMENLH NOMOR 13 TH 2009 tentang Baku Mutu Emisi Kegiatan Industri MIGAS, yang diterapkan pada kegiatan usaha diluar Kegiatan Industri Migas pada penilaian PROPER tahun ini dan sebelumnya. Bagaimana mungkin, Baku mutu kegiatan migas diterapkan pada industri Sawit atau Industri Nonmigas??? Saya malas baca isinya, sebab dari judul PerMenLHnya sudah jelas sepertinya.

2. Pembentukan peraturan perundang-undangan yang terkesan “ASAL”. Pernah saya mendengar secara langsung kata-kata, “Yah maklum, hasil kerja semalam” untuk penyusunan suatu Draft PerMenLh. Terakhir saya ikut di pembahasan PerMenLH, Draftnya parah, apakah pantas institusi setingkat kementerian melaksanakan Pembahasana Peraturan yang Lampiran-nya saja belum lengkap. Lah yang mau dibahas apaan? Boro-boro mau bahas tentang tata cara Legal Drafting Perundangan… Emamngnya aturan itu hanya dipake satu atau dua hari ?? sampai sekarang saya minta Kajian Akademis tidak dipenuhi. Jauhkanlah Perundangan dari bayang-bayang PROYEK MENCARI PROKER ATAU DANA.

3. Semakin banyak kuantitas Proper, semakin menurun kualitas terhadap Penghargaannya. Pertanyaannya, kenapa PROPER diwajibkan??? Kalau seharusnya 10.000 perusahaan ikut serta, namun hanya mampu diikutsertakan sebanyak 1000 (10%) perusahaan saja. Parahnya, jangan kata mengharap penghargaan dari masyarakat, penghargaan dari aparat pemerintah, khusunya penyelenggara Proper sendiri sudah jauh menurun. Kami idustri seolah dianggap “enggan mengikuti aturan”.
Padahal kalau mau bahas aturan, JUMLAH PESERTA PROPER hanya 10%, TENTU “MELANGGAR” PERATURAN PROPER ITU SENDIRI.
BAGAIMANA MUNGKIN PIHAK YANG DIATUR, MAU DIATUR, SAMA APARAT YANG PURA-PURA TIDAK TAHU KETIKA MELANGGAR PERATURAN.
DAMPAK SOSIOLOGI HUKUMNYA APAAN? PROPER ITU basa-basi formalitas, parahnya lagi lama-kelamaan BISA DIBELI.
Terlebih, apabila penerapan PerMenlh BME MIGAS (diatas) terbukti menyalahi kewenangan!, bagaimana mungking si pembuat aturan bisa teledor, dan menerapkan peraturan sesuka institusinya sendiri. Kealpaan pun tentu tidak dapat ditolerir…apalagi kesengajaan.

Sepengetahuan saya, banyak Industri yang ingin Taat Peraturan, sayangnya upaya pembinaan dalam meningkatkan pemenuhan ketaatan PUU sangat MINIM.
Seolah aparat mengatakan kepada kami, “itu aturan, yang sudah diatur harus dilaksanakan. istilah TIDAK BISA atau Tidak Mungkin untuk melaksanakan peraturan, seolah tidak ada dalam Kamus penaatan KLH. Semua peraturan bagi peserta Proper harus ditaati… Masalah dalam pelaksanaan, URUSAN PERUSAHAAN semata. Bukan URUSAN KLH”.

Terakhir, sekedar share pandangan saya :
“kalau aparat bersih dan baik, apakah perusahaan yang diatur bisa bersih dan baik?”
“Kalau aparat tidak baik, apakah perusahaan dapat berusahan dengan cara yang BAIK”
hehehe, kalau dalam dunia kontraktor tentu saja Kontraktor jujur tidak akan dapat proyek apabila penyelenggara proyek itu tidak jujur.
Harapan yang sangat besar tentu ada di KLH, dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan…KLH adalah Garda terakhir perjuangan lingkungan…

Semoga Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan bukan hanya khayalan belaka…Akhir kata saya mohon maaf kalau ada kesalahan. Tujuannya baik ini…

Draft Permen PROPER bikinan Institusi Negara Indonesia
Draf+Permen+Sawit+versi+2013-+versi+tgl+20+November+2013

Comments (3) »

download lengkap

Publikasi
Peraturan menteri terlengkap
Download peraturan menteri tentang
KETEPU yah!
Sori yah, gw bukan PRESIDEN yang bisa pake uang negara buat sosialisasi aturan…
kalau mau salahin, yah salahi yang bertanggung jawab..yang makan gaji buta dari uang RAKYAT…aparatur keparat….
kalau mau dapet aturan yang lengkap…BELI…karena negara ini, negara sialan…nyari peraturan aja mesti keluar uang…
kalo anda orang miskin, jangan sok cari tau aturan deh…aturan dan hukum di negara INdonesia buat orang kaya raya aja…

Publikasi
Peraturan Daerah terlengkap
Download peraturan menteri tentang

Beli…caranya langganan register di situs-situs pembela hukum bagi orang MISKIN, misalnya situs berbayar Hukumonline…dlll
mereka punya aturan lengkap…tapi yang mesti bayar!!!

DUIT…keadilan….hukum…sosialisasi anjing…aturan…duit…uang

Download peraturan menteri
Kementerian yang menangani urusan pemerintahan yang nomenklatur kementeriannya secara tegas disebutkan dalam UUD 1945, terdiri atas:
Download peraturan menteri Dalam Negeri lengkap
Download peraturan menteri Luar Negeri
Download peraturan menteri Pertahanan
Download peraturan menteri yang menangani urusan pemerintahan yang ruang lingkupnya disebutkan dalam UUD 1945, terdiri atas:
Download peraturan menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Download peraturan menteri Keuangan
Download peraturan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Download peraturan menteri Perindustrian
Download peraturan menteri Perdagangan
Download peraturan menteri Pertanian
Download peraturan menteri Kehutanan
Download peraturan menteri Perhubungan
Download peraturan menteri Kelautan dan Perikanan
Download peraturan menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Download peraturan menteri Pekerjaan Umum
Download peraturan menteri Kesehatan
Download peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Download peraturan menteri Sosial
Download peraturan menteri Agama
Download peraturan menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Download peraturan menteri Komunikasi dan Informatika
Download peraturan menteri yang menangani urusan pemerintahan dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi program pemerintah, terdiri atas:
Download peraturan menteri Sekretariat Negara
Download peraturan menteri Riset dan Teknologi
Download peraturan menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Download peraturan menteri Lingkungan Hidup
Download peraturan menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Download peraturan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Download peraturan menteri Pembangunan Daerah Tertinggal
Download peraturan menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
Download peraturan menteri Badan Usaha Milik Negara
Download peraturan menteri Perumahan Rakyat
Download peraturan menteri Pemuda dan Olah Raga

Selain kementerian yang menangani urusan pemerintahan di atas, ada juga kementerian koordinator yang bertugas melakukan sinkronisasi dan koordinasi urusan kementerian-kementerian yang berada di dalam lingkup tugasnya.
Download peraturan menteri koordinator, terdiri atas:
Download peraturan menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Download peraturan menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Download peraturan menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat

KETEPU yah!
Sori yah, gw bukan PRESIDEN yang bisa pake uang negara buat sosialisasi aturan…
kalau mau salahin, yah salahi yang bertanggung jawab..yang makan gaji buta dari uang RAKYAT…aparatur keparat….
kalau mau dapet aturan yang lengkap…BELI…karena negara ini, negara sialan…nyari peraturan aja mesti keluar uang…
kalo anda orang miskin, jangan sok cari tau aturan deh…aturan dan hukum di negara INdonesia buat orang kaya raya aja…

[-] Peraturan menteri Indonesia tahun 2000? (1 C, 1 P)
[×] Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2000? (1 P)
[-] Peraturan menteri Indonesia tahun 2006? (1 C, 1 P)
[×] Peraturan Menteri Lingkungan Hidup tahun 2006? (1 P)
[-] Peraturan menteri Indonesia tahun 2008? (1 C, 3 P)
[×] Peraturan Menteri Keuangan tahun 2008? (3 P)
[-] Peraturan menteri Indonesia tahun 2010? (1 C, 1 P)
[×] Peraturan Menteri Agama tahun 2010? (1 P)
[-] Peraturan menteri Indonesia tahun 2011? (2 C, 3 P)
[×] Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2011? (1 P)
[×] Peraturan Menteri Keuangan tahun 2011? (2 P)
[-] Peraturan menteri Indonesia tahun 2012? (10 C)
[×] Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara tahun 2012? (4 P)
[×] Peraturan Menteri Dalam Negeri tahun 2012? (8 P)
[×] Peraturan Menteri Kehutanan tahun 2012? (2 P)
[×] Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2012? (3 P)
[×] Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tahun 2012? (2 P)
[×] Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2012? (8 P)
[×] Peraturan Menteri Perindustrian tahun 2012? (3 P)
[×] Peraturan Menteri Riset dan Teknologi tahun 2012? (6 P)
[×] Peraturan Menteri Sekretariat Negara tahun 2012? (2 P)
[×] Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2012? (11 P)

A

[+] Peraturan Menteri Agama? (1 C)

KETEPU yah!
Sori yah, gw bukan PRESIDEN yang bisa pake uang negara buat sosialisasi aturan…
kalau mau salahin, yah salahi yang bertanggung jawab..yang makan gaji buta dari uang RAKYAT…aparatur keparat….
kalau mau dapet aturan yang lengkap…BELI…karena negara ini, negara sialan…nyari peraturan aja mesti keluar uang…
kalo anda orang miskin, jangan sok cari tau aturan deh…aturan dan hukum di negara INdonesia buat orang kaya raya aja…

B

[×] Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara? (3 P)
[+] Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara? (1 C)

D

[-] Peraturan Menteri Dalam Negeri? (1 C, 1 P)
[×] Peraturan Menteri Dalam Negeri tahun 2012? (8 P)

H

[×] Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia? (1 P)

K

[+] Peraturan Menteri Kehutanan? (1 C)
[×] Peraturan Kepala Kepolisian Negara? (2 P)
[+] Peraturan Menteri Keuangan? (2 C, 5 P)

M

[+] Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi? (2 C)
[+] Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan? (1 C)

P

[+] Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi? (1 C)
[+] Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif? (1 C)
[×] Peraturan Menteri Perdagangan? (1 P)
[+] Peraturan Menteri Perindustrian? (1 C)

S

[+] Peraturan Menteri Sekretariat Negara? (1 C)

KETEPU yah!
Sori yah, gw bukan PRESIDEN yang bisa pake uang negara buat sosialisasi aturan…
kalau mau salahin, yah salahi yang bertanggung jawab..yang makan gaji buta dari uang RAKYAT…aparatur keparat….
kalau mau dapet aturan yang lengkap…BELI…karena negara ini, negara sialan…nyari peraturan aja mesti keluar uang…
kalo anda orang miskin, jangan sok cari tau aturan deh…aturan dan hukum di negara INdonesia buat orang kaya raya aja…

KETEPU yah!
Sori yah, gw bukan PRESIDEN yang bisa pake uang negara buat sosialisasi aturan…
kalau mau salahin, yah salahi yang bertanggung jawab..yang makan gaji buta dari uang RAKYAT…aparatur keparat….
kalau mau dapet aturan yang lengkap…BELI…karena negara ini, negara sialan…nyari peraturan aja mesti keluar uang…
kalo anda orang miskin, jangan sok cari tau aturan deh…aturan dan hukum di negara INdonesia buat orang kaya raya aja…

KETEPU yah!
Sori yah, gw bukan PRESIDEN yang bisa pake uang negara buat sosialisasi aturan…
kalau mau salahin, yah salahi yang bertanggung jawab..yang makan gaji buta dari uang RAKYAT…aparatur keparat….
kalau mau dapet aturan yang lengkap…BELI…karena negara ini, negara sialan…nyari peraturan aja mesti keluar uang…
kalo anda orang miskin, jangan sok cari tau aturan deh…aturan dan hukum di negara INdonesia buat orang kaya raya aja…

Leave a comment »

Ironisnya Pentaatan Hukum Lingkungan di Indonesia

Ada kasus lingkungan bagus, untuk teman2 yang mencari judul skripsi tentang Pentaatan Hukum Lingkungan…ini gambaran permasalahannya…
ini juga mencerminkan kualitas SDM aparat KLH di Jakarta sana….
atau mencerminkan moral apartur KLH di Jakarta sana…
Hal seperti ini dapat menjadi mimpi buruk dalam penegakan hukum lingkungan di Indonesia.

Leave a comment »

Pengelolaan Hutan dan Masyarakat Adat

Baca koran hari Jum’at tanggal 9 Maret 2012

Aspirasi masyarakat khususnya masyarakat miskin, bodoh serta masyarakat adat di Indonesia selalu diabaikan oleh aparat pemerintah. Penguasaan dan Pengelolaan sumber daya alam (SDA) oleh pemerintah Indonesia. cenderung berpihak kepada pengusaha.
Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2007 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak bagi Ketel Uap Review dan Download

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2007 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak bagi Ketel Uap

Download di sini (berhubung pemerintah tidak mampu atau mungkin tidak mau menyediakan dengan MUDAH dan MEnyeluruh):
PermenLH Nomor 07 Tahun 2007 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak bagi KETEL UAP

beberapa pengertian penting, dalam PerMenLh ini, antara lain :
1. Ketel uap adalah sebuah alat penghasil panas yang menggunakan bahan baku air atau minyak yang dipanaskan dengan bahan bakar biomassa, minyak, batu bara, dan/atau gas.
2. Bahan bakar biomassa adalah bahan bakar yang berasal dari tumbuhan atau bagian-bagiannya yaitu bunga, biji, buah, daun, ranting, batang, dan/atau akar termasuk tanaman yang dihasilkan oleh kegiatan pertanian, perkebunan, dan/atau hutan tanaman. Tercantum dalam Lampiran
3. Ampas adalah limbah padat yang dihasilkan dari proses pemerahan tebu di stasiun gilingan pada pabrik gula. Tercantum dalam Lampiran II
4. Serabut adalah limbah padat yang dihasilkan dari proses pengepresan buah sawit di industri minyak sawit (Crude Palm Oil). Tercantum dalam Lampiran I
5. Cangkang adalah kulit inti sawit (kernel) yang dihasilkan dari proses pemisahan kernel sawit di industri minyak sawit. Tercantum dalam Lampiran I
6. Bahan bakar batu bara adalah bahan bakar hidrokarbon padat yang terbentuk dari tumbuh-tumbuhan dalam lingkungan bebas oksigen dan terkena pengaruh panas serta tekanan yang berlangsung lama. Tercantum dalam Lampiran IV
7. Bahan bakar minyak adalah bahan bakar yang berasal dari semua cairan organik yang tidak larut/bercampur dalam air baik yang dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan dan/atau hewan maupun yang diperoleh dari kegiatan penambangan minyak bumi. Tercantum dalam Lampiran V
8. Bahan bakar gas adalah bahan bakar berupa hidrokarbon yang dalam kondisi tekanan dan temperatur atmosfer berupa fasa gas. Tercantum dalam Lampiran VI
9. Bahan bakar gabungan adalah bahan bakar yang merupakan campuran dari ampas, serabut, cangkang, batu bara, minyak, dan/atau gas. Tercantum dalam Lampiran VII

Pasal 3 Ayat (1) Baku mutu emisi sumber tidak bergerak bagi ketel uap yang menggunakan bahan bakar :
a. biomassa berupa serabut dan/atau cangkang adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini;
b. biomassa berupa ampas dan/atau daun tebu kering adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini;
c. biomassa selain yang dimaksud pada huruf a dan huruf b di atas adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran III Peraturan Menteri ini;
d. batubara adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV Peraturan Menteri ini;
e. minyak adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran V Peraturan Menteri ini;
f. gas adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran VI Peraturan Menteri ini;
g. gabungan adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran VII Peraturan Menteri ini

Pasal 2 Ayat (2), Baku mutu emisi sumber tidak bergerak bagi ketel uap yang diatur dalam Peraturan Menteri ini tidak berlaku untuk industri besi dan baja, industri pulp dan kertas, industri semen, pembangkit listrik tenaga uap, industri pupuk, dan usaha dan/atau kegiatan minyak dan gas bumi.

Industri yang memiliki peralatan produksi seperti Boiler atau alat penghasil panas lainnya memiliki kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 6.
Pasal 6 Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang mengoperasikan ketel uap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) wajib :
a. membuang emisi gas melalui cerobong yang dilengkapi dengan sarana pendukung dan alat pengaman sesuai peraturan yang berlaku;
b. melakukan pengujian emisi yang dikeluarkan dari setiap cerobong paling sedikit 2 (dua) kali selama periode operasi setiap tahunnya bagi ketel uap yang beroperasi selama 6 (enam) bulan atau lebih;
c. melakukan pengujian emisi yang dikeluarkan dari setiap cerobong paling sedikit 1 (satu) kali selama periode operasi setiap tahunnya bagi ketel uap yang beroperasi kurang dari 6 (enam) bulan;
d. menggunakan laboratorium yang terakreditasi dalam pengujian emisi sebagaimana dimaksud dalam huruf b dan huruf c;
e. melakukan pengujian emisi setelah kondisi proses pembakaran stabil;
f. menyampaikan laporan hasil analisis pengujian emisi sebagaimana dimaksud dalam huruf b atau huruf c kepada Bupati/Walikota, dengan tembusan Gubernur dan Menteri paling sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan sesuai format sebagaimana tercantum dalam Lampiran VIII Peraturan Menteri ini; dan
g. melaporkan kejadian tidak normal dan/atau keadaan darurat yang mengakibatkan baku mutu emisi dilampaui serta rincian upaya penanggulangannya kepada Bupati/Walikota, dengan tembusan Gubernur dan Menteri.

Pasal 7 : Dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini, usaha dan/atau kegiatan yang menggunakan ketel uap berbahan bakar biomassa berupa serabut dan/atau cangkang, biomassa berupa ampas dan/atau daun tebu kering, batu bara, minyak, dan/atau gas yang sedang berjalan dan baku mutunya diatur dalam Lampiran V B Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor Kep-13/MENLH/3/1995 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak wajib menyesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri ini.

Leave a comment »

JUALAN PERATURAN DAN UNDANG-UNDANG

SEHARUSNYA Lampiran SAMPAI VII

Mengapa peraturan yang wajib disosialisasikan dengan WAJAR, tidak mampu dipublikasikan dengan baik dan mudah diakses oleh PUBLIK. Yahhh, inilah realita yang harus diperhatikan oleh bangsa Indonesia….APakah aparat negara ini PADA TOLOL semua, sehingga tidak mampu mempublikasikan seluruh PUU di websitenya….kalo tahun 90-an, mungkin bisa dimaklumi…LHa kalo sekarang! MALU hoiiii…ATAU apakah aparatur negara indonesia terlalu sibuk dengan SEJUTA pekerjaan yang menumpuk…sehingga tidak punya waktu atau SDM lainnya…hahaha, kalo alesan ini, dapat diterima sih…sebab PNS di negeri ini super sibukkk, dengan urusan mewujudkan HAPUSNYA kemiskinan…whakakak.. Lalu kalo Web saja tidak mampu dipublikasikan, kenapa pemerintah dengan GAGAH perkasa, membuat proyek JARINGAN KABEL OPTIK yang nilainya PULUHAN TRILIUNAN…….Saya KIRA semuanya karena rakyat deh…bukan sekedar cari proyek trus dipake buat beli mobil baru…bagi-bagi ke kawan-kawan partai…yah…untuk kesejahteraan seluruh rakyat indonesia deh….hahahaha –

Leave a comment »

Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Indonesia – GAGAL TOTAL – Cuma Omong Kosong

Klipping Hancurnya Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Indonesia

Mau Selamatkan Orangutan Kok Bayar…
Yunanto Wiji Utomo | A. Wisnubrata | Jumat, 3 Februari 2012

JAKARTA, KOMPAS.com — Ironis. Kalangan peduli lingkungan ternyata harus membayar untuk melestarikan orangutan. Ini menjadikan upaya pelestarian punya kendala biaya, selain lahan yang juga minim.

“Jumlah lahan hutan untuk orangutan sekarang 86.450 hektar. Namun, hanya 40 persen saja yang layak,” ungkap Jamartin Sitihe, Presiden Direktur Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Klipping-Pengendalian Pencemaran

900 perusahaan di Malang tak kelola limbah
Senin, 9 Januari 2012 08:18 WIB | 1398 Views

Malang (ANTARA News) – Sedikitnya 900 perusahaan besar dan kecil yang beroperasi di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, tidak mengelola limbahnya dengan benar. Perusahaan-perusahaan itu terancam dijatuhi sanksi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Kepala BLH Kabupaten Malang Cholis Bidajati, Senin mengakui, dari 1.300 perusahaan di daerah itu, sekitar 900 membuang limbah industrinya ke sungai.

“Hasil dari verifikasi yang kami lakukan di lapangan, sekitar 900 perusahaan membuang limbahnya ke sungai atau tempat-tempat lain tanpa proses pengelolaan yang benar,” tegasnya.
Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Klipping Kasus Hukum Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun-Limbah B3

Selama ini, kasus Import Bahan Berbahaya dan Beracun B 3 dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B 3) sangat jarang menindak Pengimpor. Padahal dokumennya jelas…pemalsuannya juga jelas, yang nggak jelas Niatnya buat mewujudkan Indonesia yang bersih dan sehat.

113 kontainer limbah B3 impor ditahan
Sabtu, 28 Januari 2012 13:13 WIB | 1360 Views

Jakarta, 28/1 (ANTARA) – Sebanyak 113 kontainer berisi limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang diimpor dari Inggris dan Belanda berhasil diamankan petugas Bea dan Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

“Impor ini perizinan sudah memenuhi syarrat tapi karena ada kecurigaan mengenai isi kontainer ini dan diketahui barang-barang ini tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, saat meninjau lokasi penahanan limbah B3 itu, di Jakarta, Sabtu.

Sebanyak 89 kontainer berasal dari Inggris dan selebihnya dari Belanda tiba di Pelabuhan Tanjung Priok melalui lima kali pengapalan sejak akhir November 2011 oleh PT HHS. Kontainer tersebut berisi scrap steel yang bercampur bahan kimia, tanah, dan ter.

Kambuaya mengatakan scrap steel dibutuhkan di dalam negeri, impornya juga diperbolehkan tapi harus memenuhi aturan yang berlaku seperti tidak boleh bercampur limbah dan harus bersih.

“Siapapun yang ingin melakukan pembangunan di negara ini kita dukung semua tapi harus sesuai aturan termasuk impor,” kata Balthasar.

Lebih lanjut dijelaskan, izin limbah di Indonesia ada ketentuannya dan dalam UU 32/2009 tentang Lingkungan Hidup diatur mengenai larangan pemasukan impor limbah B3 serta UU 18/2009 tentang Larangan Pembuangan Sampah.

“Indonesia terbuka bagi siapa saja tapi harus sesuai peraturan dan ini penting untuk kita melindungi negara dari barang sampah yang tidalk berguna dan membahayakan. Dan ini kalau melanggar ketentuan akan kita proses,” tambahnya. (D016)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Leave a comment »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.